Rabu, 18 September 2013

'Kepergian Kekasihku'

2 tahun lalu, kita sepakat mengikat hubungan ini kejenjang yang lebih serius. Perencanaan sudah matang, keluargapun menyetujui dan merestui kita. Namun, 5 bulan sebelum akad nikah aku mendengar kabar bahwa kamu dilarikan ke Rumah Sakit. Dengan alasan tidak ingin membuat kita semua sedih ternyata kamu mengidap sakit yang cukup parah, gagal ginjal. Ini benar-benar membuatku sedih, awalnya aku tidak percaya kamu menyembunyikan sakitmu dari aku dari kamu semua dengan sangat rapat. Demi senyum kita semua, itu alasan bodohmu. Pernikahan kita tinggal sebentar lagi sayang, kamu pasti kuat menghadapi ini, aku akan selalu ada disampingmu. Hanya kata itu dan do'a panjang yang kupanjatkan setiap sholat, berharap kamu bisa sembuh.

1 bulan kemudian, tepatnya 24 Februari kamu benar-benar meninggalkan aku, dan semua rencana indah kita. Tuhan, jaga dia disisimu. Do'a, air mata, lamuan setiap hari yang aku jalani sekarang. Merenungkan rencana indah yang gagal, tanpa menatap indahnya dunia. Sekarang, 2 tahun sudah kita terpisah. Aku tahu sayang kamu tidak ingin melihatku menangiai kenangan kita, tapi kenangan-kenangan indah itu terasa ada diatas kepalaku, mengelilingi pikiranku, menusuk hatiku, membasahi pipiku, setiap hari.

Kamu yang terindah...
Kamu yang berbeda dari yang lain
Kamu yang menasihatiku ketika aku salah
Kamu yang menuntunku dengan ajaran agama yang baik
Huft... Seketika air mata ini menetes, sekarang kita sudah terpisahkan. Semoga kamu tenang disana sayang, aku selalu berdo'a yang terbaik untuk kamu, aku, dan kita.
Selamat tinggal, selamat tinggal kenangan indahku.
Kamu akan selalu ada dihatiku.
Aku sayang kamu
I love you ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar